ORGANISASI lingkungan hidup nirlaba terbesar di Indonesia, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi), mendapati lahan kehutanan di Kapuas, Kalimantan Tengah, telah beralih fungsi.Hal itu diungkapkan Direktur Walhi, Mukri kepada Media Indonesia, di Jakarta, kemarin.
Mukri mengatakan lahan tersebut saat ini digunakan untuk perkebunan kelapa sawit dan pertambangan. “Kami tadi kedatangan tamu dari beberapa desa di Kapuas, Kalimantan Tengah. Mereka melaporkan ada nya lahan kehutanan yang dijadikan kebun kelapa sawit.Bahkan ada pula yang dijadikan pertambangan.” Dari laporan yang diterima Walhi, lanjutnya, sedianya areal tersebut adalah lahan yang pada zaman Orde Baru digunakan untuk pencetakan sawah baru seluas 1 juta hektare. Tentang luas lahan yang telah beralih fungsi, Mukri mengatakan belum dapat merincinya secara pasti.Untuk memastikan luas lahan yang telah beralih fungsi, lanjutnya, tim Walhi akan turun meninjau lokasi dan memperdalam laporan masyarakat.
Mukri mengatakan lahan tersebut saat ini digunakan untuk perkebunan kelapa sawit dan pertambangan. “Kami tadi kedatangan tamu dari beberapa desa di Kapuas, Kalimantan Tengah. Mereka melaporkan ada nya lahan kehutanan yang dijadikan kebun kelapa sawit.Bahkan ada pula yang dijadikan pertambangan.” Dari laporan yang diterima Walhi, lanjutnya, sedianya areal tersebut adalah lahan yang pada zaman Orde Baru digunakan untuk pencetakan sawah baru seluas 1 juta hektare. Tentang luas lahan yang telah beralih fungsi, Mukri mengatakan belum dapat merincinya secara pasti.Untuk memastikan luas lahan yang telah beralih fungsi, lanjutnya, tim Walhi akan turun meninjau lokasi dan memperdalam laporan masyarakat.

